Mengembangkan Eksistensi Seni Kaligrafi lewat Kaligrafi Kontemporer
JAKARTA (22/09) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta mengadakan acara Jakarta Islamic Festifal 2019 (JIFEST) dan Gema Muharram 1441 H yang diadakan di Masjid Al Hikmah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Acara resmi di buka oleh M. Arif Syukur selaku juri kaligrafi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan seni kaligrafi serta memeberikan wadah kepada kaligrafer untuk bisa saling silaturahmi dan sharing.
Salah satu perlombaan yang diadakan JIFEST 2019 ini yaitu lomba Kaligrafi Kontemporer. Perlombaan ini berlangsung pada 21 September 2019 dan diikuti 50 peserta dari semua jenis kalangan umur. Perlombaan ini di mulai pukul 09:30 WIB sampai pukul 22:00 WIB.
"Tetap semangat, kita ingin Kaligrafi bisa masuk ke hotel, kantor pemerintah, DPR, istana dan bisa menembus ruang publik bukan hanya patung, atau lukisan telanjang, tapi semuanya harus mendapatkan tempat semua tergantung kita", Tutur Arif.
Arif mengatakan peserta yang mengikuti lomba kaligrafi kontemporer ini, tidak hanya aktif disaat perlombaan saja, tapi membuat seluruh peserta untuk bisa saling sharing tentang karyanya masing-masing agar berkarya tidak hanya di waktu perlombaan saja tetapi harus berkarya setiap hari, karena kelebihan yang ada pada diri seseorang harus terus dirawat. (AaD)


Komentar